Tuhan...
ampuni kami,
inikah balasan_Mu atas kesalahan kami
Kau porak-porandakan negeri kami
sudut-sudut kota nan damai
kini berubah hitam nan kelam
andai manusia adalah air
maka ia akan pasrah seumur hidup
andai manusia adalah berlian
ia yang berharga tak mungkin ada yang dibunuh
terbunuh maupun bunuh diri
sayang semua itu hanya angan
sayang semua itu hanya harapan
tak indah tuk dibuat khayalan
tak sempurna tuk dibuat impian
Tuhan...
berikan kami kekuatan dan kesadaran
sebab, bongkahan-bongkahan batu nan tajam
duri-duri kian menusuk punggung kami
hanyalah pada_Mu kami bersimpuh,
hanyalah pada_Mu kami berserah diri...
Rabu, 25 November 2009
RINDU
Kidung malam menyayat jiwa
jerit hati kian mencekam
saat kerinduan tak mampu tertahan
saat hati dirobek indahnya kenangan
mata semakin lelah memandang
kaki semakin enggan melangkah
nafas semakin sulit mendesah
saat hati kian terjangkit kerinduan
kau adalah mentari yang slalu bersinar
cintamu hadir ditengah keletihan
kau adalah lentera dalam kegelapan
seandainya ku bisa menjagamu selamanya
kau adalah malaikat jiwaku
temani kesunyian dalam hidupku
ku merasa memiliki segalanya di dunia
seandainya ku bisa mencintaimu selamanya
kau hadir bagai mimpi indah disaat-saat sulit
kau kuatkanku dengan ketulusanmu
masihkah bayangmu kan temani ragaku
saat hati ingin mendekap hangat cintamu
kau yang terindah,
kau cinta pertamaku.
satu rindu selamanya...
jerit hati kian mencekam
saat kerinduan tak mampu tertahan
saat hati dirobek indahnya kenangan
mata semakin lelah memandang
kaki semakin enggan melangkah
nafas semakin sulit mendesah
saat hati kian terjangkit kerinduan
kau adalah mentari yang slalu bersinar
cintamu hadir ditengah keletihan
kau adalah lentera dalam kegelapan
seandainya ku bisa menjagamu selamanya
kau adalah malaikat jiwaku
temani kesunyian dalam hidupku
ku merasa memiliki segalanya di dunia
seandainya ku bisa mencintaimu selamanya
kau hadir bagai mimpi indah disaat-saat sulit
kau kuatkanku dengan ketulusanmu
masihkah bayangmu kan temani ragaku
saat hati ingin mendekap hangat cintamu
kau yang terindah,
kau cinta pertamaku.
satu rindu selamanya...
Senin, 23 November 2009
CINTA
Lima huruf seribu makna
satu kata berjuta arti
semua terasa damai olehmu
meluluh lantakkan hatiku
kau hapus debu diwajahku
kau obati semua perih dalam hidup
kau yang slalu ada
saat ego'ku bersimpuh dihadapanmu
bukan menerima tapi memberi
bukan emosi tapi menahan diri
bukan menipu maupun mencuri
bukan mendendam maupun membenci
tulus, mengalir dari lubuk hati
mahal, tak munkin tuk dibeli
lembut, mnyentuh hati nurani
saat kupahami ambisi dan amarahmu
bukan kita yang ditakdirkan untuk cinta
namun cinta tlah ditakdirkan untuk kita
bukan cinta jika datang saat kita bahagia
namun dia hadir saat tetes air mata mewarnaihidup kita
satu kata berjuta arti
semua terasa damai olehmu
meluluh lantakkan hatiku
kau hapus debu diwajahku
kau obati semua perih dalam hidup
kau yang slalu ada
saat ego'ku bersimpuh dihadapanmu
bukan menerima tapi memberi
bukan emosi tapi menahan diri
bukan menipu maupun mencuri
bukan mendendam maupun membenci
tulus, mengalir dari lubuk hati
mahal, tak munkin tuk dibeli
lembut, mnyentuh hati nurani
saat kupahami ambisi dan amarahmu
bukan kita yang ditakdirkan untuk cinta
namun cinta tlah ditakdirkan untuk kita
bukan cinta jika datang saat kita bahagia
namun dia hadir saat tetes air mata mewarnaihidup kita
Senin, 02 November 2009
SAHABAT
Sahabat...
dirimu bagaikan awan,
menyelimutiku dengan kehangatan.
kau hadir saat ku terluka,
kau pemberi secercah sinar kebahagiaan.
Sahabat...
kau buatku lupakan kesedihan,
kau buatku merasakan indahnya kedamain.
jangan pernah kau berubah,
tetaplah seperti bintang yang temani malam.
Sahabat...
temani aku mencari arti kehidupan,
mengejar mimpi yang tertunda.
bersamamu kan ku gapai,
segala angan dan harapan.
Sahabat...
genggam erat jemariku,
melangkahlah bersamaku.
jangan pernah kau lelah,
tuk slalu temani dalam sepiku.
Sahabat...
jangan biarkan air mata ini terus terurai,
hibur aku dengan seribu tawamu.
jika suatu saat nanti kita jauh,
ku harap hati kita tetap menyatu.
dirimu bagaikan awan,
menyelimutiku dengan kehangatan.
kau hadir saat ku terluka,
kau pemberi secercah sinar kebahagiaan.
Sahabat...
kau buatku lupakan kesedihan,
kau buatku merasakan indahnya kedamain.
jangan pernah kau berubah,
tetaplah seperti bintang yang temani malam.
Sahabat...
temani aku mencari arti kehidupan,
mengejar mimpi yang tertunda.
bersamamu kan ku gapai,
segala angan dan harapan.
Sahabat...
genggam erat jemariku,
melangkahlah bersamaku.
jangan pernah kau lelah,
tuk slalu temani dalam sepiku.
Sahabat...
jangan biarkan air mata ini terus terurai,
hibur aku dengan seribu tawamu.
jika suatu saat nanti kita jauh,
ku harap hati kita tetap menyatu.
Langganan:
Postingan (Atom)
